Senin, 04 Januari 2010

LISTRIK STATIS


01.




= 9 x 10 9 Nm2/Coulomb2

e0 = 8,85 x 10-12 Coulomb2 / newton m2

F = gaya

Q1 = muatan benda 1

Q2 = muatan benda 2

R = jarak benda 1 ke 2


02.

E = kuat medan listrik

Q = muatan

R = jarak


03. Kuat medan listrik oleh bola konduktor.

ER=0.

Er = kuat medan listrik di pusat bola

Es = kuat medan listrik di kulit bola

Ep = kuat medan listrik pada jarak p dari pusat bola


04. Kuat medan disekitar pelat bermuatan.

σ = rapat muatan Ep = kuat medan listrik


05.

Bila rA = ~ maka


06.

V = potensial listrik


07.

08. POTENSIAL BOLA KONDUKTOR.

VO = VK =

09. HUKUM KEKEKALAN ENERGI

10.

11.

12.

13. atau

14. Susunan Seri.

- Qs = Q1 = Q2 = Q3 = .....

- Vs = Vab + Vbc + Vcd + Vde +.....

-

15. Susunan paralel.

- Vp = V1= V2 = V3

- Qp = Q1 + Q2 + Q3 + .....

- Cp = C1 + C2 + C3 + .....

16.

C = kapasitas listrik

Q = muatan listrik

V = beda potensial

Co = Kapasitas dalam hampa udara

d = jarak antar dua keping

A = luas masing-masing keeping

K = konstanta dielektrika

W = energi kapasitor

Kamis, 17 Desember 2009

HUKUM NEWTON

1. Hk. I Newton → Hk. kelembaman (inersia) :
Untuk benda diam dan GLB → dan

2. Hk. II Newton → → GLBB →






3. Hukum III Newton → F aksi = - F reaksi
Aksi – reaksi tidak mungkin terjadi pada 1 benda

4. Gaya gesek (fg) : * Gaya gesek statis (fs) → diam → fs = N.μs
* Gaya gesek kinetik (fk) → bergerak → fk = N. μk
Arah selalu berlawanan dengan gerak benda/sistem.



N = w N = w – F sin α N = w + Fsin α N = w cos α


Statika :

: *
*




---o0o---

ΣFx = resultan gaya sumbu x
ΣFy = resultan gaya sumbu y
ΣF = resultan gaya
m = massa
a = percepatan
N = gaya normal
μs= koefisien gesek statis
μk= koefisien gesek kinetik
W = gaya berat
α=sudut yang dibentuk gaya berat setelah diuraikan ke sumbu x atau y